animasi bergerak gif
Flow -  Progress

mu'jizat al quran

1.  Pengertian I'jaz(mukjizat)
             Kata i'jaz  berasal dari kata a'jaza  yang berarti melemahkan atau menjadikan tidak mampu. Yang melemahkan disebut mu'jiz (معجز). Jika kemampuan melemahkan pihak lain sangat menonjol,  maka dinamakan معجزة , tambahan ta' marbuthah (ة)  pada akhir kata tersebut mengandung makna mubalaghah.
            Sedangkan secara istilah,  mukjizat adalah suatu perkara yang luar biasa disertai dengan unsur tantangan dan tidak akan dapat ditandingi,  yang diperlihatkan Allah melalui para Nabi dan Rasul-Nya,  sebagai bukti atas kebenaran pengakuan Kenabian dan kerasulan.
      Rasulullah Saw bersabda :



            Artinya :  "setiap Nabi diantara para Nabi pasti diberi tanda bukti tanpa ada yang
                               Menandinginya,  sehingga manusia mempercayainya.  Adapun saya
                               Diberi  wahyu yang telah diwahyukan Allah kepada saya,  maka saya
                               Ingin pengikutku lebih banyak dari pada pengikut mereka pada hari
                               Qiyamat (HR Bukhari dan Muslim)".



  # mohammad Gufron,  rahmawati, Ulumul Qur'an, Yogyakarta: kalimedia,  2017 ,hal 59


         "Mukjizat Al Qur'an" berarti bahwa mukjizat (bukti kebenaran) tersebut adalah mukjizat yang dimiliki atau yang terdapat di dalam Al Qur'an, bukannya bukti kebenaran yang datang dari luar Al Qur'an atau faktor luar. "Al Qur'an" biasa didefinisikan sebagai "firman-firman Allah yang disampaikan oleh malaikat Jibril sesuai redaksi-Nya kepada Nabi Muhammad Saw., Dan diterima oleh umat Islam secara Tawatur.
          Dalam konteks uraian tentang kemukjizatan Al-Qur'an ,maka yang dimaksud dengan "Al-Qur'an" adalah minimal satu surah walau pendek, atau tiga ayat atau satu ayat panjang seperti ayat "Al-kursi" (QS Al-Baqarah [2]:255). Pembatasan minimal ini dipahami dari tahapan-tahapan tantangan Allah kepada setiap orang yang meragukan kebenaran Al-Quran sebagai firman-Nya.





2. Syarat-syarat Mukjizat
       Al-shabuni menyatakan, setiap mukjizat pasti mempunyai 5 syarat.  Jika tidak memenuhi satu syarat saja,  maka tidak bisa dinamakan mukjizat. 
Syarat-syarat tersebut adalah :
1.      Berupa sesuatu yang hanya mampu diciptakan oleh Allah.
2.      Berupa sesuatu yang aneh dan keluar dari hukum alam.
3.      Merupakan bukti kebenaran dari pengakuan orang yang mengaku dirinya sebagai rasul .
4.      Pengakuan seorang Nabi yang menentang dengan mukjizat tersebut.
5.      Tidak seorangpun yang mampu menciptakan mukjizat yang serupa sebagai tandingan.


 3. Macam-macam Mukjizat
       Al-suyuthi membagi mukjizat menjadi 2 macam yaitu,  mukjizat hissiyah dan mukjizat aqliyah. 
·         Mukjizat hissiyah, berarti yang bisa ditangkap oleh panca indera manusia.
·         Mukjizat aqliyah, berarti mukjizat yang hanya bisa ditangkap oleh akal atau nalar manusia.
       Mukjizat-mukjizat yang diberikan pada para rasul sebelumnya yang kebanyakan berbentuk mukjizat hissiyah tidak kekal dan amat terbatas dalam masanya,  namun mukjizat Al-qur'an akan kekal sepanjang zaman. Yang demikian membuktikan bahwa Al-qur'an merupakan mukjizat terbatas sepanjang zaman.


4. Kemukjizatan-kemujizatan Al-qur'an
       Al-shabuni mengatakan segi-segi kemukjizatan al-qur'an  sebagai berikut:
1.      Susunannya yang indah dan berbeda dengan karya-karya yang ada dalam bahasa orang-orang Arab.
2.      Gaya bahasa yang menajubkan yang jauh berbeda dengan uslub-uslub bahasa Arab
3.      Sifat keagungannya yang tidak memungkinkan seseorang untuk mendatangkan yang serupa dengannya.
4.      Bentuk undang-undang didalamnya sangat rinci dan sempurna melebihi undang-undang buatan manusia.
5.      Mengabarkan hal-hal ghaib yang tidak dapat diketahui,  kecuali melalui wahyu.
6.      Uraiannya tidak ada pertentangan dengan ilmu-ilmu pengetahuan yang dipastikan kebenarannya.
7.      Setiap janji dan ancaman yang dikabarkan benar-benar terjadi.
8.      Mengandung ilmu-ilmu pengetahuan.
9.      Memenuhi segala kebutuhan manusia.
10.   Berpengaruh pada hati pengikutnya dan orang-orang yang memusuhinya.

Sumber : mohammad Gufron,  Rahmawati, ulumul qur'an,  Yogyakarta:Kalimedia.  2017.hal 60 
               M. Quraish shihab,  Mukjizat Al-qur'an,  Bandung: Pt Mizan Pustaka,  1997



mu'jizat al quran mu'jizat al quran Reviewed by HAJIDI on January 16, 2018 Rating: 5

No comments:

Contact


Powered by Blogger.